skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Gejala Kanker Darah

Gejala Kanker Darah

Kanker darah biasa dikenal dengan leukemia merupakan suatu kondisi yang mana sel darah putih lebih banyak daripada sel darah merah.

Terjadinya leukemia disebabkan oleh kondisi sel darah putih yang abnormal sehingga sel darah putih merusak sel darah merah di dalam tubuh. Kanker darah merupakan salah satu jenis kanker yang masuk ke dalam jenis kanker yang paling mematikan di dunia.

Kanker darah dapat menyerang individu dewasa maupun anak dan balita. Oleh karena itu perlu dilakukan pengenalan lebih detail apa saja yang dapat menyebabkan kanker darah dan gejala apa saja yang tampak sehingga dapat dilakukan deteksi dini agar penderita kanker dapat diberikan penanganan dengan segera.

Gejala kanker darah pada orang dewasa dan anak-anak hampir serupa. Hanya saja Anda perlu lebih peka jika gejala tersebut muncul pada anak-anak.

 

Berikut ini merupakan gejala kanker darah pada anak yang dapat Anda kenali:

1. Pendarahan meskipun hanya karena luka ringan

Tidak dapat dipungkiri bahwa aktivitas anak sangat aktif. Sehingga tidak menutup kemungkinan anak akan terjatuh sehingga permukaan kulit menjadi terbuka. Pada jaringan kulit terdapat pembuluh kapiler darah, sehingga jika jaringan kulit terbuka, maka tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan pendarahan.

Pendarahan terjadi karena keping darah merah mengalami kerusakan sehingga benang fibrin tidak dapat terbentuk untuk menutup jaringan kulit yang terbuka. Jika anak Anda menunjukkan tanda umum tersebut, segera periksakan ke dokter untuk mengetahui secara pasti kondisi anak.

2. Penurunan berat badan dengan drastis

Ketika anak merasa kurang nyaman dengan kondisi tubuhnya, anak akan mengalami penurunan nafsu makan. Sehingga ia cenderung kurang banyak menerima kalori sesuai dengan kebutuhan tubuh. Hal ini sangat perlu diwaspadai teruama jika disertai dengan anak muntah-muntah dan sering mengalami pendarahan lewat lubang hidung atau biasa disebut mimisan.

3. Kehilangan keseimbangan tubuhnya

Jika Anda sering mengamati perilaku anak Anda ketika mereka beraktifitas, tentu Anda dapat merasakan jika terjadi perubahan pada perilaku mereka. Salah satu hal adalah ketika Anda merasa anak Anda sering terjatuh tanpa sebab yang jelas.

4. Permukaan kulit yang memar atau bagian tubuh yang bengkak

Cukup sulit memang untuk mengontrol kondisi anak secara mendalam dengan aktivitas mereka yang sangat bervariasi. Jika Anda tiba-tiba melihat ada permukaan kulit yang memar tanpa sebab yang jelas seperti benturan atau pukulan, maka patut Anda waspadai.

Hal ini dikarenakan darah yang ada di dalam pembuluh darah mengalami perubahan, sehingga mempengaruhi warna permukaan kulit.

5. Mengalami demam dalam intensitas yang cukup sering

Demam pada tubuh, baik orang dewasa maupun anak dan balita merupakan bentuk sistem pertahanan tubuh. Ketika demam, menunjukkan bahwa tubuh sedang bekerja keras melawan infeksi yang terjadi di dalam tubuh.

Anda perlu mewaspadai ketika demam terjadi dalam intensitas yang sangat sering, dan sulit untuk mengenali penyebabnya. Segera lakukan pemeriksaan dokter sekaligus cek laboratorium untuk mengenali pasti kondisi kesehatan anak Anda.

6. Anak mulai sering menangis

Saat mengalami kondisi yang kurang nyaman, anak cenderung menangis. Hal ini dikarenakan kosakatanya yang masih sangat terbatas. Hal ini seringkali terjadi terutama pada balita. Tentu sangat penting bagi Anda untuk mengenali arti dari tangisan anak Anda agar jika ada permasalahan kesehatan dapat segera mendapatkan pertolongan.

Oleh karena itu, untuk menghindari anak terserang kanker darah, paling tidak lakukan upaya untuk memberikan makanan pencegah kanker darah.

 

Apa Itu CancerCare?

CancerCare adalah Obat Kanker formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengatasi penyakit kanker.
Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat CancerCare banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

CancerCare memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membuang racun dalam darah, menghalangi sel kanker agat tidak melakukan pembelahan diri, memberantas sel kanker tanpa merusak sel sehat lainnya.