skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Gejala Kanker Otak

Gejala Kanker Otak

Kanker otak dapat dikategorikan sebagai penyakit yang paling ditakuti oleh penderitanya. Tak heran, kebanyakan dari penderita yang divonis terkena penyakit ini akan merasa khawatir dan pesimis dalam hidupnya. Penyakit kanker otak ini disebabkan karena penurunan DNA pada otak atau pertumbuhan DNA yang melampaui batas.

Faktor penyebab penurunan atau pertumbuhannya yang terlalu pesat tersebut biasanya dikarenakan oleh beberapa hal seperti radiasi akibat sinyal-sinyal pada telepon genggam atau computer dan pola makan Anda yang tidak sehat pun juga bisa memicu pertumbuhan sel kanker pada otak Anda.

Sebenarnya tanda-tanda kanker otak sangat beragam dan tidak selalu berhubungan dengan gejala-gejala di kepala. Hal tersebut bergantung pada ukuran kanker, lokasi pertumbuhannya, dan seberapa cepat penyebaran kanker di otak. Namun diantara gejala-gejala tersebut, ada beberapa gejala yang sering dialami oleh mereka yang kemudian didiagnosa kanker otak, yaitu:

1. Mudah mengalami sakit kepala

Sakit kepala yang berkepanjangan dan datang berulang-ulang bisa menjadi tanda-tanda kanker otak.

2. Mudah mual

Sering mual juga bisa menjadi ciri-ciri kanker otak.

3. Tubuh lemas

Penderita kanker otak biasanya mengalami tubuh lemas. Untuk itu, jika tubuh mudah lemas meski tidak mengerjakan pekerjaan berat, hal ini perlu diwaspadai.

4. Sulit berjalan

Pengidap kanker otak juga akan mengalami kondisi sulit berjalan. Tiap akan berjalan rasanya sempoyongan. Gejala kanker otak ini disebabkan karena pengontrol aktivitas tubuh dalam otak terganggu oleh kehadiran sel-sel kanker.

5. Sulit mendengar dan melihat

Terjadi perubahan juga dalam indra pendengaran dan penglihatan. Penderita akan mengalami penurunan daya dengar dan daya lihat. Tanda-tanda kanker otak ini akan bertambah parah seiring dengan bertambah parahnya sel-sel kanker mengerogoti otak.

6. Mati rasa di kaki dan tangan

Gejala kanker otak juga ditandai dengan terjadinya mati rasa pada kaki dan tangan. Kedua organ tersebut mengalami gangguan karena saraf pusatnya juga tengah diganggu oleh sel kanker.

7. Sulit berkonsentrasi

Serangan pada otak membuat penderita juga mengalami kesulitan berkonsentrasi. Ini akan membuat penderita sulit untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan baik karena hilangnya konsentrasi.

8. Menurunnya daya ingat dan respon

Penderita kanker otak otomatis juga akan mengalami penurunan daya ingat serta respon tubuh. Hal ini dipengaruhi bermasalahnya organ otak yang mulai “dikuasai” sel kanker.

9. Menurunnya daya penciuman

Selain indra pendengaran dan penglihatan yang menurun, gejala kanker otak juga terlihat pada menurunnya daya penciuman. Penderita sulit mempertahankan daya penciuman seperti sebelumnya.

10. Lumpuh pada sebagian wajah atau badan

Padakondisi tertentu, penderita juga bisa mengalami kelumpuhan pada sebagian wajah atau sebagian tubuhnya. Ini menandakan bahwa salah satu otaktengahmengalami serangan hebat dari sel kanker.

11. Kantuk yang berkepanjangan

Ini juga bisa menjadi ciri-ciri kanker otak. Orang yang mengalami kantuk yang berkepanjangan, meski sudah cukup tidur, bisa menjadi indikasi ada sesuatu yang tidak normal pada otak.

12. Berhentinya haid secara tidak normal

Bagi wanita, berhentinya haid secara tidak normal juga perlu diwaspadai. Sebab bisa jadi hal itu menunjukkan terjadinya gejala kanker otak atau bisa jadi jenis kanker lainnya.

Mungkin jika yang terjadi hanya salah satu gejala di atas, hal itu belum sampai mengarah pada terjadinya kanker otak. Namun jika sudah terjadi beberapa gejala sekaligus, sebaiknya cepat memeriksakan diri karena bisa jadi itu merupakan gejala kanker otak.

 

Apa Itu CancerCare?

CancerCare adalah Obat Kanker formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengatasi penyakit kanker.
Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat CancerCare banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

CancerCare memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membuang racun dalam darah, menghalangi sel kanker agat tidak melakukan pembelahan diri, memberantas sel kanker tanpa merusak sel sehat lainnya.