skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penjelasan Penyakit Kanker Darah ITP

Penjelasan Penyakit Kanker Darah ITP

Penjelasan Penyakit Kanker Darah ITP – Kanker darah ITP atau Idiopathic Thrombocytopenic Purpura adalah penyakit autoimun yang menyerang keping darah (platelet) sehingga jumlah trombosit berkurang. ITP adalah suatu kelainan pada sel pembekuan darah yakni trombosit yang jumlahnya menurun (angka trombosit kurang dari 150.000/mm3) sehingga menimbulkan perdarahan. Perdarahan yang terjadi umumnya pada kulit berupa bintik merah hingga ruam kebiruan.

Normalnya trombosit berada di kisaran 150.000 – 450.000/mm3. Tapi pada penderita ITP jumlah trombositnya hanya 20.000 – 25.000/mm3.

Dalam keadaan normal, umur trombosit sekitar 10 hari, sedangkan pada ITP, umur trombosit memendek menjadi 2-3 hari atau bahkan hanya beberapa menit saja. Memendeknya umur trombosit ini disebabkan karena peningkatan destruksi trombosit di limpa oleh karena proses imunologi, dan umur trombosit berhubungan dengan kadar antibodi platelet, sehingga bila kadar antibodi platelet meninggi, maka umur trombosit semakin pendek

Yang memegang peran dalam menimbulkan perdarahan pada kanker darah ITP diduga tidak saja tergantung pada jumlah trombosit, tetapi juga fungsi trombosit dan kelainan vaskuler.

Diperkirakan insidensi ITP ini terjadi pada 100 kasus pada 1 juta penduduk per tahun, dan setengahnya terjadi pada anak-anak.

Ciri khas penderita ITP adalah kulit sering terlihat kebiru-biruan, gusi sering berdarah atau sering mimisan. Karena trombositnya terus turun, penyakit ini sering disangka penyakit Demam Berdarah.

Di dalam tubuh seorang penderita ITP, sel-sel darahnya, kecuali platelet (trombosit), berada dalam jumlah yang normal. Platelet atau keping darah, adalah sel-sel yang ukurannya sangat kecil yang berfungsi menutupi area tubuh setelah mengalami luka yang beberapa saat kemudian membentuk bekuan darah.

Untuk penyebab pasti dari ITP ini masih belum pasti. Banyak penelitian di luar negeri yang masih terus-menerus melakukan percobaan untuk mengetahui penyebab pasti dari ITP ini dan terus mencari obat yang paling ampuh untuk penderita ITP.

Inilah beberapa gejala  kanker darah ITP

  • Mudah memar/berdarah
  • Timbul bintik-bintik kemerahan pada kulit
  • Pendarahan yang sulit berhenti pada luka kecil
  • Buang air kecil kemerahan
  • Buang air besar berdarah
  • Pendarahan berlebihan saat menstruasi
  • Mimisan/gusi berdarah – tanpa trauma.

Terkadang ITP tidak menimbulkan gejala sama sekali, khususnya pada anak-anak. Ketika anak-anak menderita ITP, sistem kekebalan tubuhnya secara keliru menghasilkan antibodi terhadap trombosit setelah infeksi virus atau kuman lain. Kondisi ini adalah reaksi sistem kekebalan tubuh yang bisa terjadi beberapa minggu dan akhirnya menghilang. Namun dalam beberapa kasus, ITP bisa menjadi kronis atau berkelanjutan.

Secara klinis ITP terbagi menjadi 2, yaitu:

  1. ITP Akut

ITP akut (kurang dari 6 bulan) ini lebih sering terjadi pada anak (usia 2-6 tahun), seringkali terjadi setelah infeksi virus akut (Rubeola, Rubella, Varicella zoozter, Epstein Barr virus) dan penyakit saluran nafas yang disebabkan oleh virus.

  1. ITP Kronik

ITP kronik ini terutama dijumpai pada wanita berumur 15-50 tahun. Episode perdarahan dapat berlangsung beberapa hari sampai beberapa minggu, bahkan terus menerus.

Bila penderita ITP diperiksa secara fisik, maka biasanya keadaan umumnya baik, tidak didapatkan demam, dan tidak ada pembesaran limpa maupun hati.

Gejala klinis bervariasi tergantung jumlah trombosit serta kadar antibodi platelet. Anemia dialami bila terjadi perdarahan hebat. Gejala ITP sendiri biasanya pelahan-lahan dengan riwayat mudah berdarah baik dengan trauma maupun tanpa trauma. Pada umumnya bentuk perdarahannya ialah purpura pada kulit dan mukosa (hidung, gusi, saluran makanan dan traktus urogenital).

Perdarahan spontan terjadi bila jumlah trombosit kurang dari 50.000 mm3. Jika jumlah trombosit sudah berada di bawah 10.000 mm3, maka bisa terjadi pendarahan dalam meski tidak terdapat luka.

Berikut adalah beberapa jenis obat yang umum diberikan pada penderita ITP:

  • Obat ini berfungsi meningkatkan jumlah trombosit dengan cara menekan sistem kekebalan tubuh. Konsumsi obat bisa dihentikan ketika jumlah trombosit kembali normal, tapi ikuti saran dokter ketika harus menghentikan konsumsi obat ini. Obat ini sebaiknya tidak dikonsumsi untuk jangka panjang. Efek samping obat ini adalah berat badan bertambah, kadar gula darah tinggi, dan osteoporosis.
  • Thrombopoietin receptor agonist. Obat ini berfungsi meningkatkan produksi trombosit oleh sumsum tulang.
  • Intravenous immune globulin (IVIG). Obat ini berfungsi untuk meningkatkan jumlah sel darah sebelum operasi dan menghentikan pendarahan kritis.
  • Terapi biologis. Contoh obat biologis adalah rituximab. Obat ini diberikan jika kortikosteroid tidak dapat membantu. Obat ini berfungsi untuk mengurangi aktivitas sistem kekebalan tubuh.

Perhatian yang harus diingat pada penderita ITP adalah hindari obatan yang dapat meningkatkan perdarahan seperti aspirin, ibuprofen, dan obat-obat pengencer darah, karena efek dari obat-obat ini melemahkan fungsi trombosit di dalam tubuh manusia. Hindari benturan yang membuat luka.

Apa Itu CancerCare?

CancerCare adalah Obat Kanker formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengatasi penyakit kanker.
Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat CancerCare banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

CancerCare memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membuang racun dalam darah, menghalangi sel kanker agat tidak melakukan pembelahan diri, memberantas sel kanker tanpa merusak sel sehat lainnya.