skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penjelasan Penyakit Kanker Darah Atau Leukemia

Penjelasan Penyakit Kanker Darah atau Leukemia

Penjelasan Penyakit Kanker Darah atau Leukemia – Kanker darah atau Leukemia merupakan kanker yang terjadi pada darah atau sumsum tulang yang memproduksi sel darah putih secara berlebihan sehingga mengganggu sel-sel lain. Kanker darah paling sering menyerang anak-anak umumnya yang berumur kurang dari 15 tahun.

Tingkat rawan terkena kanker darah yakni ketika usia 4 tahun yang persentasenya 75%. Kanker darah merupakan momok bagi semua orang, karena kanker darah ini termasuk salah satu kanker yang paling mematikan di dunia.

Penyakit Leukemia Akut dan Kronis

Leukemia akut ditandai dengan suatu perjalanan penyakit yang sangat cepat, mematikan, dan memburuk. Apabila hal ini tidak segera diobati, maka dapat menyebabkan kematian dalam hitungan minggu hingga hari. Sedangkan leukemia kronis memiliki perjalanan penyakit yang tidak begitu cepat sehingga memiliki harapan hidup yang lebih lama, hingga lebih dari 1 tahun.

Leukemia diklasifikasikan berdasarkan jenis sel

Ketika pada pemeriksaan diketahui bahwa leukemia mempengaruhi limfosit atau sel limfoid, maka disebut leukemia limfositik. Sedangkan leukemia yang mempengaruhi sel mieloid seperti neutrofil, basofil, dan eosinofil, disebut leukemia mielositik.

Dari klasifikasi ini, maka Leukemia dibagi menjadi empat tipe sebutan:

  • Leukemia limfositik akut (LLA). Merupakan tipe leukemia paling sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini juga terdapat pada dewasa yang terutama telah berumur 65 tahun atau lebih.
  • Leukemia mielositik akut (LMA). Ini lebih sering terjadi pada dewasa daripada anak-anak. Tipe ini dahulunya disebut leukemia nonlimfositik akut.
  • Leukemia limfositik kronis (LLK). Hal ini sering diderita oleh orang dewasa yang berumur lebih dari 55 tahun. Kadang-kadang juga diderita oleh dewasa muda, dan hampir tidak ada pada anak-anak.
  • Leukemia mielositik kronis (LMK) sering terjadi pada orang dewasa. Dapat juga terjadi pada anak-anak, namun sangat sedikit.

Penyebab Penyakit Leukemia

Sampai saat ini penyebab penyakit leukemia belum diketahui secara pasti, akan tetapi ada beberapa faktor yang diduga mempengaruhi frekuensi terjadinya leukemia.

  1. Radiasi

Hal ini ditunjang dengan beberapa laporan dari beberapa riset yang menangani kasus Leukemia bahwa Para pegawai radiologi lebih sering menderita leukemia, Penerita dengan radioterapi lebih sering menderita leukemia, Leukemia ditemukan pada korban hidup kejadian bom atom Hiroshima dan Nagasaki, Jepang.

  1. Leukemogenik

Beberapa zat kimia dilaporkan telah diidentifikasi dapat mempengaruhi frekuensi leukemia, misalnya racun lingkungan seperti benzena, bahan kimia inustri seperti insektisida, obat-obatan yang digunakan untuk kemoterapi.

  1. Herediter

Penderita Down Syndrom memiliki insidensi leukemia akut 20 kali lebih besar dari orang normal.

  1. Virus

Beberapa jenis virus dapat menyebabkan leukemia, seperti retrovirus, virus leukemia feline, HTLV-1 pada dewasa.

Gejala Yang Timbul Pada Penderita Kanker Darah

  • Anemi

Kondisi dimana tubuh kekurangan jumlah sel darah merah. Sel darah merah bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh, karenanya jika tidak ada cukup sel darah merah maka akan menyebabkan tubuh lemah, letih, lesu, atau sesak napas.

  • Leukopenia

Kondisi dimana tubuh kekurangan jumlah sel darah putih. Sel darah putih bertugas memerangi infeksi. Kekurangannya akan menyebabkan pertahanan kekebalan tubuh melemah sehingga Anda lebih rentan mengalami infeksi.

  • Trombositopenia

Kondisi dimana tubuh kekurangan jumlah trombosit darah. Trombosit bertanggung jawab untuk membekukan darah. Kekurangannya akan menyebabkan tubuh gampang memar atau berdarah.

  • Pembengkakan kelenjar getah bening

Dalam beberapa kasus, tanda-tanda kanker darah mungkin termasuk pembengkakan yang terlihat di leher, ketiak, atau pangkal paha. Hal ini terjadi ketika kanker darah sudah menyebar ke kelenjar getah bening.

  • Pembesaran hati atau limpa

Penumpukan dari sel-sel darah yang abnormal di hati atau limpa dapat menyebabkan rasa kenyang (kehilangan selera makan) atau bengkak di sisi kiri atas perut.

  • Sindrom myelodysplastic (MDS)

Kondisi dimana sumsum tulang tidak memproduksi cukup sel darah yang normal bagi tubuh. Beberapa kasus MDS dapat berkembang menjadi kanker darah, umumnya jenis leukemia mielositik akut.

Diagnosa Kanker Darah

Untuk mendiaknosa seseorang yang mengalami gejala leukimia, dokter akan memeriksa riwayat kesehatannya terlebih dahulu. Tes dilakukan pada seseorang untuk mendiaknosa leukimia serta mengenali jenisnya. Berikut tes tahap awal yang dimaksud:

  • Tes darah

Tes ini dilakukan untuk mengukur atau menghitung jumlah sel darah dan melihat bagaiamana sel-sel tersebut terlihat.

  • Tes sumsum tulang

Pengambilan sumsum tulang dan pengambilan sel dalam tubuh dilakukan untuk mendeteksi lebih lanjut adanya leukimia. Tes ini biasanya diambil dari tulang panggul.

  • Pengecekan tulang belakang

Yang dimaksudkan untuk memeriksa seberapa luas penyebaran sel leukimia dalam cairan yang telah menggenangi otak dan sumsum tulang belakang.

Apa Itu CancerCare?

CancerCare adalah Obat Kanker formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengatasi penyakit kanker.
Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat CancerCare banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

CancerCare memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membuang racun dalam darah, menghalangi sel kanker agat tidak melakukan pembelahan diri, memberantas sel kanker tanpa merusak sel sehat lainnya.