skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Kanker Prostat

Kanker Prostat

Kanker prostat adalah penyakit kanker yang berkembang di prostat, sebuah kelenjar dalam sistem reproduksi lelaki. Hal ini terjadi ketika sel prostat mengalami mutasi dan mulai berkembang di luar kendali.

Sel ini dapat menyebar secara metastasis dari prostat ke bagian tubuh lainnya, terutama tulang dan lymph node. Kanker prostat dapat menimbulkan rasa sakit, kesulitan buang air kecil, disfungsi ereksi dan gejala lainnya.

Kanker prostat sangat sering terjadi. Pemeriksaan mikroskopis terhadap jaringan prostat pasca pembedahan maupun pada otopsi menunjukkan adanya kanker pada 50% pria berusia diatas 70 tahun dan pada semua pria yang berusia diatas 90 tahun. Kebanyakan kanker tersebut tidak menimbulkan gejala karena penyebarannya sangat lambat.

Dokter spesialis urologi Siloam ASRI, dr. Chaidir Arif Mochtar, SpU (K) Phd, mengatakan, kanker prostat merupakan pertumbuhan abnormal dan tidak terkontrol dari sel prostat yang dapat terus tumbuh hingga ke jaringan normal sekitar. Kanker ini kerap muncul tanpa gejala, namun pasien dapat merasakan nyeri pada tulang.

Chaidir pun menerangkan faktor risiko yang perlu diwaspadai pria, seperti:

1. Diet Tinggi Lemak

Seperti dimuat Medical News Today, studi lain menunjukkan, diet Mediterania dapat mengurangi risiko kanker prostat. Studi ini menunjukkan, kedelai, selenium dan teh hijau mungkin bisa mencegah penyakit.

Penelitian terbaru juga menunjukkan, terapi kombinasi vitamin E, selenium, dan kedelai tidak begitu signifikan mencegah risiko kanker prostat. Tapi gaya hidup sehat dengan mengonsumsi daging rendah lemak, sayuran, buah, olahraga teratur, yoga, meditasi dan pengaruh lingkungan bisa membantu meningkatkan kualitas hidup pria.

2. Kurang Paparan Sinar Matahari

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Clinical Cancer Research menemukan, kekurangan vitamin D, konsumsi berlebih daging merah dapat meningkatkan risiko kanker prostat.

3. Ras

Statistik menunjukkan, genetika mempengaruhi seseorang berisiko kanker prostat. Hal ini lebih umum di antara kelompok-kelompok ras tertentu.

4. Usia Lanjut

Usia dianggap sebagai faktor risiko utama. Semakin tua seorang pria, maka lebih tinggi risikonya. Kanker prostat umum dialami pria di atas usia 50.

5. Riwayat Keluarga

Mengetahui riwayat keluarga apakah ada yang pernah mengalami kanker prostat itu sangat penting. Hal ini untuk mengetahui lebih dini risiko kanker sebelum kasusnya makin parah.

6. Faktor Makanan

Tidak ada makanan yang secara spesifik dapat mencegah atau menyembuhkan kanker prostat.

Akan tetapi untuk mengurangi resiko terkena kanker dapat membatasi konsumsi produk-produk susu, membatasi daging-daging yang dipanggang / digoreng, membatasi makanan berlemak, serta memperbanyak konsumsi sayuran dan buah. Konsumsi alkohol dan merokok juga dapat meningkatkan faktor resiko terjadinya kanker.

Tidak ada yang dapat mengetahui secara jelas penyebab kanker prostat. Namun dapat dipastikan bahwa kanker prostat dimulai ketika beberapa sel di dalam kelenjar prostat berkembang secara tidak normal. Mutasi pada DNA sel-sel tersebut yang menyebabkan sel tumbuh dan membelah lebih cepat dari sel normal.

Adanya akumulasi sel abnormal lalu membentuk tumor yang dapat tumbuh dan berkembang untuk menyerang jaringan di sekitarnya. Beberapa sel kanker bisa pecah dan menyebar (metastasis) ke bagian lain dari tubuh.

Biasanya penyakit kanker prostat tidak menunjukkan tanda-tanda atau gejala kanker prostat pada tahap awal. Namun pada kanker prostat stadium lanjut dapat ditandai dengan gejala kanker prostat seperti:

  • Kesulitan buang air kecil
  • Aliran urin melemah
  • Darah dalam urin
  • Sakit di punggung bagian bawah, pinggul atau paha
  • Ketidaknyamanan di daerah panggul
  • Nyeri tulang
  • Disfungsi ereksi

Apabila kamu mengalami beberapa gejala di atas sekaligus, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosa yang tepat pengobatan secara cepat.

Apa Itu CancerCare?

CancerCare adalah Obat Kanker formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengatasi penyakit kanker.
Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat CancerCare banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

CancerCare memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membuang racun dalam darah, menghalangi sel kanker agat tidak melakukan pembelahan diri, memberantas sel kanker tanpa merusak sel sehat lainnya.