skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Komplikasi Kanker Pankreas

Komplikasi Kanker Pankreas

Pankreas adalah kelenjar endoktrin yang bertanggungjawab memproduksi beberapa hormon termasuk insulin, glukagon, serta somatostatin dan juga merupakan organ pencernaan yang berfungsi mensekresikan enzim penting dan membantu penyerapan nutrisi.

Kanker pankreas merupakan jenis kanker penyebab kematian keempat di seluruh dunia. Progonosis penyakit ini sangat buruk, hanya sekitar 6% persen yang mampu bertahan hidup dalam kurun waktu lima tahun.

komplikasi akibat pertumbuhan kanker yang merusak sekitarnya, komplikasi sebagai akibat tidak langsung dari kanker, komplikasi yang tidak ada kaitannya dengan kanker dan komplikasi akibat pemberian sitostatika atau kemoterapi, radioterapi maupun tindakan pembedahan.

Komplikasi akibat pertumbuhan kanker yang merusak sekitarnya (infasif), dapat mengakibatkan terjadinya penyumbatan saluran seperti pada kanker usus, kanker saluran kencing, sehingga penderita tidak dapat buang air besar dan buang air kecil yang menyebabkan perut membesar dan muntah-muntah. Bisa juga kanker menyebabkan erosi dan perforasi sehingga terjadi perdarahan maupun terjadi fistula atau salutan yang tidak normal.

Selain itu dapat menyebabkan penyumbatan saluran disekitarnya, misalnya pada kanker leher rahim stadium lanjut atau pada kanker kelenjar getah bening dapat menyebabkan sumbatan saluran getah bening di kaki dan mengakibatkan kaki menjadi bengkak. Hal lainnya ,akibat pertumbuhan kanker yang terus tumbuh, dapat menyebabkan rasa nyeri yang diakibatkan iritasi pada syaraf, tulang maupun kapsul organ seperti pada kanker pankreas.

Komplikasi sebagai akibat tidak langsung dari kanker amat banyak dan bervariasi, dari yang ringan sampai yang berat dan berakibat fatal bila tidak segera diatasi. Diantaranya adalah terjadi gangguan umum seperti demam, berat badan menurun, tidak mau makan , anemia. Juga bisa terjadi gangguan gizi , gangguan imunologis atau kekebalan tubuh, maupun hiperkalsemia.

Gangguan gizi yang tidak cepat diperbaiki dapat menyebabkan gangguan kekebalan tubuh dan bisa menyebabkan terjadinya infeksi yang sering sukar diobati. Hiperkalsemia terjadi terutama pada kanker yang mengenai tulang baik kanker yang awalnya tumbuh dari tulang maupun kanker yang bermetastasis luas ke dalam tulang.

Komplikasi yang tidak ada kaitannya dengan penyakit kanker, misalnya pada pemberian transfusi darah. Seringkali penderita kanker datang sudah dalam keadaan lanjut dan sudah terjadi anemia atau kurang darah , apalagi kalau terjadi perdarahan pada kanker tersebut yang sangat sukar dihentikan. Untuk menambah darah supaya mendekati atau kembali ke kadar normal , seringkali diperlukan transfusi darah.

Namun kadangkala pemberian transfusi darah dapat menyebabkan efek samping yang dapat terjadi segera maupun kemudian, diantaranya adalah reaksi hemolisis karena tidak sesuai golongan darahnya, selain itu bisa terkena virus hepatitis, malaria. Komplikasi akibat tindakan pemberian kemoterapi, radioterapi maupun bedah.

Radiasi maupun kemoterapi dapat menyebabkan terjadinya penurunan kadar darah putih akibat penekanan fungsi sumsum tulang yang bisa menyebabkan infeksi dan kematian. Tindakan bedah juga dapat mengakibatkan komplikasi seperti perdarahan, infeksi terutama pada penanganan kanker stadium lanjut, tergantung lokasi , jenis , ukuran kanker dan jenis operasi serta daya tahan penderita.

Diantara semua komplikasi tersebut, infeksi merupakan penyabab kematian paling utama pada penderita kanker disamping perdarahan. Sekitar 90 persen penderita kanker meninggal karena infeksi, perdarahan atau infeksi bersama-sama dengan perdarahan.

Faktor-faktor yang menyebabkan tingginya kejadian infeksi pada penderita kanker antara lain karena : adanya luka lecet atau erosi pada kanker yang menyebabkan terbukanya kulit atau lapisan mukosa yang merupakan benteng pertahanan tubuh (barrier) yang melindungi tubuh dari dunia luar seperti pada kanker pankreas.

 

Apa Itu CancerCare?

CancerCare adalah Obat Kanker formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengatasi penyakit kanker.
Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat CancerCare banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

CancerCare memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membuang racun dalam darah, menghalangi sel kanker agat tidak melakukan pembelahan diri, memberantas sel kanker tanpa merusak sel sehat lainnya.