skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Pengertian Kanker Otak

Pengertian Kanker Otak

Kanker otak adalah tumor otak ganas yang dapat menyebar dengan cepat ke bagian lain dari otak dan tulang belakang. Perlu diketahui, tidak semua tumor otak bersifat ganas dan bisa dikategorikan sebagai kanker. Ada juga tumor otak yang bersifat jinak. Tumor otak jinak adalah sekumpulan sel-sel otak yang tumbuh perlahan dan tidak menyebar ke bagian lain.

Tumor otak sendiri adalah pertumbuhan sel-sel otak yang tidak wajar dan tidak terkendali. Pada otak, tumor dapat berkembang dari sel yang menyusun jaringan otak, dari saraf yang keluar-masuk ke otak, dan dari selaput pelindung otak dan saraf tulang belakang (meninges).

Menurut asalnya, tumor otak terbagi menjadi dua yaitu primer dan sekunder. Tumor otak primer adalah tumor yang muncul pada otak, sedangkan tumor otak sekunder adalah tumor yang berasal dari bagian tubuh lain namun menyebar ke otak.

Kebanyakan kasus kanker otak merupakan jenis kanker otak sekunder, di mana kanker berawal dari organ tubuh lain kemudian menyebar ke otak. Jika dilihat dari tingkat perkembangannya serta kecepatan pertumbuhan dan penyebarannya, keganasan tumor otak dibagi menjadi 4 tingkat yaitu:

  1. Stadium 1 dan 2: umumnya nya bersifat jinak.
  2. Stadium 3 dan 4: biasanya bersifat ganas, dan bisa disebut sebagai ‘kanker’.

Artikel ini khusus membahas tumor otak stadium 3 dan 4 (ganas). Tumor otak tidak mengenal usia dan bisa menjangkiti siapa saja, termasuk anak-anak. Menurut data WHO, pada tahun 2012 ada sekitar 4900 kasus kanker otak yang terjadi di Indonesia. Jika dilihat dari jenis kelaminnya, maka pengidap kanker otak berjenis kelamin pria sedikit lebih banyak dibanding wanita.

Penyakit genetik seperti neurofibromatosis (penyakit genetik yang menyebabkan tumor tumbuh di saraf) bisa meningkatkan risiko munculnya tumor otak. Namun, penyebab utama dari kebanyakan tumor otak belum diketahui.

Sebagian besar kanker otak adalah hasil penyebaran kanker yang berasal dari organ tubuh lain melalui aliran darah. Sedangkan penyebab kanker otak yang berasal langsung dari otak masih belum diketahui.

 

Risiko menderita kanker otak primer bisa menjadi lebih tinggi dengan adanya penyakit genetik berikut ini:

  • Sklerosis Tuberose
  • Sindrom Gorlin
  • Sindrom kanker Li-Fraumeni
  • Sindrom Turcot
  • Sindrom von Hippel-Lindau

 

Berikut ini adalah faktor-faktor yang berpotensi meningkatkan risiko terjangkit tumor otak:

  • Faktor keturunan, memiliki anggota keluarga yang terdiagnosis dengan tumor otak
  • Radioterapi, otak terekspos radiasi saat menjalani tindakan radioterapi
  • Terpapar zat kimia, seperti formaldehida
  • Infeksi virus HIV
  • Merokok
  • Terpapar racun dari lingkungan sekitar

Kaitan antara frekuensi radio dari pemakaian ponsel dan tumor otak, masih belum diketahui. Energi dari frekuensi radio dapat menghasilkan panas yang kemudian meningkatkan suhu tubuh dan merusak jaringan sel tubuh yang terpapar. Untuk saat ini, telah disimpulkan bahwa frekuensi radio dari ponsel terlalu rendah untuk menghasilkan efek tersebut. Penelitian untuk memastikan hal ini masih terus berlanjut.

Sakit kepala yang parah dan berkelanjutan merupakan salah satu gejala dari kanker otak. Cobalah untuk berkonsultasi kepada dokter jika Anda mengalaminya sebagai langkah pertolongan pertama. Ada kemungkinan selanjutnya Anda dirujuk kepada seorang dokter spesialis.

Dokter akan memeriksa titik persarafan mata pada lapisan retina (lapisan terdalam) bola mata, bila menggelembung artinya ada peningkatan tekanan di dalam rongga kepala. Ini bisa jadi pertanda adanya tumor. Jika dicurigai ada pertumbuhan, sebaiknya Anda menemui dokter spesialis otak dan saraf (neurologis).

 

Apa Itu CancerCare?

CancerCare adalah Obat Kanker formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengatasi penyakit kanker.
Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat CancerCare banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

CancerCare memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membuang racun dalam darah, menghalangi sel kanker agat tidak melakukan pembelahan diri, memberantas sel kanker tanpa merusak sel sehat lainnya.