skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Prostatitis

Prostatitis

Prostatitis adalah inflamasi atau pembengkakan yang terjadi pada kelenjar prostat. Kelenjar prostat adalah organ yang memroduksi cairan putih yang menyertai sperma.

Kondisi ini bisa terjadi pada semua laki-laki dari segala usia (umumnya yang berusia 50 tahun ke bawah), berbeda dengan penyakit prostat lainnya yang cenderung dialami oleh pria lanjut usia.

 

Infeksi pada kelenjar prostat dikenal dengan nama prostatitis yang klasifikasinya dibagi menjad 4 jenis, yaitu:

1. Prostatitis Bakteri Akut

Infeksi prostat pada jenis ini biasanya ditandai dengan gejala sulit buang air. Infeksi ini paling mudah dideteksi dengan tes urin, cukup dilihat apakah ada bakteri dan sel darah putih dalam urin dan apakah ada infeksi pada saluran kemih. Infeksi prostat ini biasanya diobati hanya dengan antibiotik.

2. Prostatitis Bakteri Kronis

Gejala infeksi ini adalah nyeri pada saat atau setelah buang air kecil, nyeri di bagian punggung bawah dan nyeri pada testis.

Infeksi ini termasuk jarang terjadi dan bisa menyebar hingga menginfeksi saluran kemih. Infeksi prostat ini bisa menyebabkan peradangan yang menandakan fungsi pada prostat terdapat cacat.

3. Prostatitis Non-Bakteri Kronis

Pada umumnya infeksi prostat terjadi pada pria dewasa di usia 50 tahun ke atas, namun infeksi non-bacterial ini paling umum terjadi pada kasus penderita infeksi prostat dan terjadi pada pria segala umur.

Gejala dari infeksi ini adalah terasa nyeri pada saat atau setelah buang air kecil, nyeri di area alat kelamin, susah buang air besar, dan terasa nyeri saat ejakulasi.

4. Prostatodinia

Infeksi ini tidak disebabkan oleh bakteri atau virus karena tidak ditemukan bakteri pada urin. Untuk mengatasinya biasanya penderita diberikan antibiotik namun antibiotik tidak bisa mengatasi akar permasalahan dari infeksi prostatodynia.

Gejala pada infeksi ini adalah nyeri di daerah panggul, ada darah dalam urin dan/atau pada air mani, demam, nyeri pada saat ejakulasi, setiap ingin buang air kecil rasanyanya sulit untuk ditahan.

Seseorang yang memiliki riwayat keluarga terkena infeksi prostat maka resikonya lebih besar daripada orang yang tidak, selain itu faktor hormon juga mempengaruhi besar kemungkinan seseorang terkena infeksi pada prostat.

Berikut adalah faktor resiko infeksi prostat lainnya:

  • Pria berusia di atas 40 tahun lebih rentan terkena infeksi karena sistem pertahanan tubuh yang melemah
  • Pola dan gaya hidup yang buruk dan tidak teratur serta kurangnya aktivitas fisik seperti berolahraga
  • Pria perokok yang sudah merokok bertahun-tahun dan yang sering terkena asap rokok meskipun tidak merokok
  • Sering mengalami tekanan atau sering stress juga bisa menurunkan daya tahan tubuh
  • Pria yang memiliki pinggul besar dengan perut yang buncit sangat beresiko terkena infeksi prostat
  • Penderita diabetes melitus tipe 1 atau tipe 2.

Prostatitis dapat diobati dengan banyak cara dan bisa berbeda-beda. Perbedaan ini bisa terjadi karena penanganan yang diberikan oleh dokter dilakukan berdasarkan penyebab dan tingkat keparahannya. Karena itu, diagnosis yang tepat sangatlah penting sebelum menjalani pengobatan.

Tujuan pengobatan prostatitis biasanya adalah untuk mengurangi intensitas gejala yang dialami pasien.

Jenis-jenis penanganan yang umumnya dianjurkan oleh dokter adalah:

  • Antibiotik untuk mengatasi prostatitis yang terjadi akibat infeksi. Durasi penggunaan antibiotik untuk prostatitis akut biasanya memakan waktu selama satu hingga dua minggu. Sementara prostatitis kronis akibat infeksi biasanya membutuhkan antibiotik hingga empat bulan.
  • Obat pereda rasa sakit, misalnya anti inflamasi non steroid atau parasetamol.
  • Alpha blocker. Obat ini berfungsi untuk melemaskan otot-otot kandung kemih sehingga bisa mengurangi nyeri saat buang air kecil.

Sebagian besar pengidap prostatitis bisa mengalami kesembuhan total setelah menjalani pengobatan selama beberapa minggu. Meski demikian, ada juga pengidap yang kemudian mengalami prostatitis kronis karena gejala-gejalanya bisa kambuh kembali pada sebagian pengidap.

Prostatitis jenis ini umumnya sulit untuk diobati karena penyebabnya yang tidak diketahui. Proses penyembuhannya juga cenderung memakan waktu lama, bahkan hingga bertahun-tahun.

 

Apa Itu CancerCare?

CancerCare adalah Obat Kanker formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengatasi penyakit kanker.
Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat CancerCare banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

CancerCare memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membuang racun dalam darah, menghalangi sel kanker agat tidak melakukan pembelahan diri, memberantas sel kanker tanpa merusak sel sehat lainnya.